Mengapa dak beton saya bocor atau rembes?

October 29, 2009 at 8:14 am Leave a comment

Mengapa dak beton saya bocor atau rembes?

Bocor atau rembes bisa berasal dari retak pada dak beton, hal ini umumnya disebabkan oleh:

  1. Pelat beton mengalami suhu panas dingin yang ekstrem sehingga memicu timbulnya retak susut.
  2. Setelah beton dicor, perawatan dengan menggunakan Curing Compound atau genangan air air selama 7 hari tidak dilakukan
  3. Saat beton belum kuat (belum kering sempurna) ditempatkan beban yang melebihi kapasitas / daya dukung pelat beton tersebut
  4. Terjadi pergerakan, baik di struktur bangunan atau pondasi, sehingga pelat beton mengalami gaya vertical dan horizontal

Solusi

a. Dak beton yang baru akan dibangun :

  1. Perhatikan struktur beton dari dak tersebut, hal ini penting agar meminimalkan keretakan yang di timbulkan oleh masalah struktur. Sebaiknya, beton dengan tebal 15 cm, menggunakan tulangan besi ulirdiameter 10 mm dengan jarak 20 cm atau diameter 12 cm dengan jarak 30 cm, lurus ke dua arah, atau menggunakan Welded Wiremesh diameter 8 mm dengan jarak 15 cm.
  2. Agar dak beton benar-benar waterproof, bahann yang paling baik digunakan adalah bahann Integral waterproofing khusus untuk dak beton (AQUAPEL– aditif yang bereaksi dengan semen yang menghasilkan bahann lilin yang akan bersenyawa dengan beton secara keseluruhan dan beton menjadi waterproof secara permanen), hal ini penting agar bangunan anda terbebas dari masalah kebocoran & perbaikan berulang-ulang.
  3. Perhatikan pula jumlah air yang digunakan, jumlah air yang terlalu banyak dapat menyebabkan timbulnya banyak retak, sebaiknya gunakan Plasticiser (Aditif pengurang air serta membuat beton lebih mudah dipadatkan, seperti AQUAPEL Komponen B).
  4. Perhatikan pula masalah perawatan setelah pengecoran, hal ini penting untuk mencegah beton retak karena terjadi perubahann suhu yang ekstrem, setelah beton kering (4-6 jam setelah dicor), segera aplikasikan CALCURE B *R (Curing Compound) atau genangi dengan air selama 7 hari.
  5. Untuk menghindari retak akibat pergerakan sebaiknya dak beton tidak di tempatkan beban berat yang melebihi kapasitas, serta support sebaiknya tetap dipasang sampai beton kering sempurna (28 hari).

b. Dak beton lama yang bocor atau rembes :

Jika keretakan telah terjadi, solusinya adalah dengan melakukan perbaikan. Bobok atau potong (menggunakan mesin potong keramik) lokasi retak di beton dengan kedalaman minimal 2 cm. Setelah dibersihkan dan dilembabkan, isi / tambal bekas bobokan tersebut dengan campuran semen baru dan cairan yang bersifat bonding & waterproof. Sebelumnya aplikasikan lem beton, setelah setengah kering isi celah retak dengan campuran semen-bonding/waterproofing tersebut.

Entry filed under: Atap. Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Ingin membuat ROOF GARDEN tetapi TAKUT BOCOR? Anti Korosi Beton

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds


%d bloggers like this: